Tuhan, aku lelah, sungguh lelah,, kapan semua ini bisa membaik? aku kira semuanya udah bener dari awal, kenapa malah jadi ribet kaya gini?? aku gak tau dimana letak salahnya, Tuhan,, aku gamang.. sebenernya apa yg mereka ributkan bukan suatu hal yg penting dan menurutku asal semua bisa memahami keadaan masing2 pasti bakal indah pada waktunya, tapi kenapa mereka tiba2 datang memporak-porandakan kebahagiaanku?? kenapa mereka setega itu?? kemana aja mereka dulu waktu aku butuh finansial mereka? kemana amereka waktu adik2ku butuh sosok ayah? apa mereka buta? astaghfirullah..
Tuhan, apa yg sebenernya mereka inginkan? pengakuankah? pengakuan apa? cuma jaga image depan orang banyak, cuma memandang perkataan orang2 klo hal itu gak sesuai kebiasaan, ah itu bulshit bukan? Tuhan, aku tahu, aku bukan termasuk hambaMu yg taat, tapi aku tahu sedikit2 tentang ajaaranMu, tahu bahwa kita diciptakan untuk saling memahami,saling mengerti, dan kenapa dengan alasan NAZAR, yah bukankah nazar itu harus dijalankan? apa mereka begitu picik dengan kehoramatan mereka hingga membuatakan diri dengan nazar dari calon mertuaku?
Tuhan, aku sungguh tak mengerti, mereka bilang usul, tapi kok mendesak, mereka bilang saran, tapi kok harus? bukankah itu namanya diktator, mau menang sendiri dan ga bisa memahami orang lain? kenapa pikiran mereka sesempit itu? takut klo mereka direndahkan, padahal mereka yg memulai.. pikiran bodoh..
Sakit sekali rasanya mendengar omong kosong mereka, Tuhan, tapi apakah aku boleh benci??? jujur aku masih ga bisa terima keadaan ini, orang2 menyebalkan itu baru merasa ada kalo aku tak memperhatikan mereka di sejarah kehidupanku, aku benci ketika mereka juga melukai hati ibuku, mereka menjelek2kan yg lain.. hey kalian bisa berkaca gak sih?? aku aja malu punya kerabat seperti itu, klo di flashback, mereka gak pernah peduli dengan yg aku lakukan, lalu kenapa sekarang jadi peduli?
kalianlah para PAHLAWAN KESIANGAN dan ga bisa ngertiin orang lain.. SIAL, mereka bener2 bikin aku muak... Tuhan, semoga aku tidak menuruni keburukan itu.. amin
Tuhan, aku ingin menangis, meronta, dan pergi jauh,, jauuuhhh biar ga ada yg mampu merenggut kebahagiaanku lagi.. Tuhan,, tolong luruskan jalan ini, beri mereka kelapangan hati untuk menerima semuanya.. aku gak mau bikin mz ku kepikiran masalah ini.. Tolong Tuhan,, selesai kan masalah ini, semoga keluarga mz ku bisa diberi kesabaran dan jangan hukum beliau kalau nazar itu ga terpenuhi..
Sebetulnya aku tak mau seperti ini..
aku lelah...... :'(
Tidak ada komentar:
Posting Komentar